Aku suka Rombel 5 atas dasar kmunafikan. Tergabung dlm PPA membuatku membenci sgalanya. Aku benci para senior. Aku benci stiap detik acara mereka. Aku benci bsama org2 asing . Aku benci menjadi yg terakhir . Dan celakanya namaku disebut pada saat2 terakhir, sperti anak2 terbuang yg tak diinginkan. Muak. Redamkn hasrat ingin kuliah dsini. Bertemu anak2 baru yg tak sepikiran dgn ku. Harus merubah diri utk bisa dterima. Membayangkn saja sudah tk sanggup apalagi menjalani . Merasa stiap tingkahku dperhatikn, ada kalanya jiwa pemberontak itu hadir. Kesalahan. Bukan disini tempatku !! Ingin kabur saja, tp berpikir lg itu tdk akan memperbaiki keadaan . Hanya menambah masalah yg sudah pelik menjadi makin pelik. Toh seminggu cuma 4hari saja, tak perlu menunggu lama utk bsembunyi di balik topeng . Aku terdiam ..
Memasuki kelas baruku, memandang skeliling dgn jengah. Perkenalan2 itu bgitu monoton . Hanya mengena pd beberapa org dan berlaku sok akrab. Ingin dterima tp tak ingin terlalu munafik. Menjadi diri sendiri mgkn membuatku terlihat ajaib, itulah aku yg kalian lihat. Aku menikmati keanehanku sendiri . Entah apa yg kalian cibirkan dbelakang itu semua, aku akan tetap menikmatinya. Tp ternyata tidak . Aku melewati hari itu tanpa cibiran, tanpa celaan, tanpa hinaan, dan tanpa ada genderang perang. Tidak seburuk bayanganku. Berlebihan. Menimbang lg pemikiranku. Mgkn aku harus membiasakan diri utk tidak berpikir negatif. Mereka bukan senior yg hari2 lalu membebaniku dgn kbusukan. Aku dan mereka sama. Mgkn juga aku dan mereka satu pemikiran. Aku tersenyum ..
Dan ini benar. Adanya mereka mengajariku arti penting sebuah proses . Dulu aku tak peduli pada proses, aku mementingkan hasilnya . Tanpa sadar aku telah melalui proses menjadi teman. Aku tak lg merasa asing. Aku melihat apa yg mereka lihat, aku mendengar apa yg mereka dengar, dan aku tau apa yg mereka tau. Ternyata yg terakhir tak selalu menjadi yg terburuk. Aku ingin meminta lebih dr 4 hari saja karena aku telah bisa menghargai setiap detik bsama mereka. Aku belum mau berhenti melanjutkan inchi2 persahabatan kami . Ya. Sekarang tidak ada lg aku, kamu, mereka . Kami adalah sepakat. Kami Rommaska. Kami berjalan melalui hari2 bersama. Kami tertawa ..
Makasi buad mbak nisa, mas ragil, mamah putri, papah bagus, om riio, oppa wawan, omma tika, sepupukuu pindo, dr. Dimas, padee sendi, budee nopi, mbah kyok, kang danang sbg driver, pakukuh sbg gardener, om drajat sbg rekan kerja papah, galupa jg buad selir2 oppa yg tidak dapat disebutkan satu per satu, serta tetangga2 The Crazy Big Rommaska Family (The CBR Family, cieh ..) yg sudah membuat hari2ku berlalu tnpa kesedihan . Luph you all ;D
- siisaraph -
*merana dlm ksendirian tnpa kalian di akhir pekan ..
Jumat, 30 Oktober 2009
Rommaska, cieh .. Lucunyaa !
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
dedeeeeeeek..
BalasHapusaq sayang kamu...
disini, aq nemuin keluarga baru.
jauh lebih isa ngertiin aq, jauh lebih mengenal seperti apa aq ini, melebihi keluargaku sendiri...
aii realy hope it doesn`t just be a short time 4 us to be a real family..
aii cant imagine if aii just stand up here wthout u all..
anieza amiruddin